Hubungan Kebiasaan Konsumsi Minuman Isotonik, Asupan Natrium, dan Asupan Kalium terhadap Tingkat Kelelahan Atlet Taekwondo

Authors

  • Dzakiyyah Putri Raharjo Program Studi Gizi, Universitas Singaperbangsa Karawang, Karawang, Indonesia
  • Milliyantri Elvandari Program Studi Gizi, Universitas Singaperbangsa Karawang, Karawang, Indonesia
  • Linda Sefrina Program Studi Gizi, Universitas Singaperbangsa Karawang, Karawang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.22487/nx998k39

Keywords:

Taekwondo, Minuman Isotonik, Asupan Natrium, Asupan Kalium, Kelelahan Atlet

Abstract

Taekwondo merupakan cabang olahraga dengan intensitas tinggi yang membutuhkan keseimbangan cairan dan elektrolit untuk mempertahankan performa fisik. Kehilangan elektrolit, terutama natrium dan kalium, dapat memengaruhi fungsi neuromuskular dan meningkatkan risiko kelelahan pada atlet. Konsumsi minuman isotonik sering digunakan sebagai salah satu strategi rehidrasi untuk membantu menggantikan cairan danelektrolit yang hilang selama latihan maupun pertandingan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kebiasaan konsumsi minuman isotonik, asupan natrium, dan asupan kalium dengan tingkat kelelahan atlet taekwondo di Kabupaten Karawang. Penelitian menggunakan desain observasional dengan pendekatan cross sectionalyang dilaksanakan pada September–Oktober 2025. Sampel penelitian berjumlah 40 atlet taekwondo usia 15–22 tahun yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Tingkat kelelahan diukur menggunakan Athlete Burnout Questionnaire(ABQ), sedangkan kebiasaan konsumsi minuman isotonik dan asupan mineral dianalisis menggunakan Food Frequency Questionnaire(FFQ). Data asupan natrium dan kalium dibandingkan dengan Angka Kecukupan Gizi (AKG) 2019. Analisis data dilakukan menggunakan uji Spearman’s Rho. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berjenis kelamin perempuan (67,5%) dan berada pada kelompok usia 19–29 tahun (55%). Mayoritas atlet memiliki asupan natrium (95%) dan asupan kalium (77,5%) yang tergolong kurang, serta tingkat kelelahan sedang (70%). Hasil analisis menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara asupan natrium (p=0,137), asupan kalium (p=0,621), dan frekuensi konsumsi minuman isotonik (p=0,090) dengan tingkat kelelahan atlet taekwondo. Penelitian ini menunjukkan bahwa kelelahan atlet bersifat multifaktorial dan dapat dipengaruhi oleh faktor lain seperti intensitas latihan, kualitas tidur, durasi istirahat, tekanan akademik, dan kondisi psikologis.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ardyanta, D. D., & Sarajar, D. K. (2025). Pengaruh Self-Esteem terhadap Sport Burnout Siswa Atlet Futsal Tingkat SMA/K Kota Salatiga. INNOVATIVE: Journal Of Social Science Research, 5(3), 7361–7370. https://j-innovative.org/index.php/Innovative

Cairns, S. P. (2023). Potassium effects on skeletal muscle contraction: are potassium-metabolic interactions required for fatigue? European Journal of Applied Physiology, 123(11), 2341–2343. https://doi.org/10.1007/s00421-023-05313-1

Coyle, E. F. (1999). Physiological Determinants of Endurance Exercise Performance. Journal of Science and Medicine in Sport, 2(3), 181–189.

Ghiffari, E. M., Harna, H., Angkasa, D., Wahyuni, Y., & Purwara, L. (2021). Kecukupan Gizi, Pengetahuan, dan Anemia Ibu Hamil. Ghidza: Jurnal Gizi Dan Kesehatan, 5(1), 10–23. https://doi.org/10.22487/ghidza.v5i1.186

Gustafsson, H., DeFreese, J. D., & Madigan, D. J. (2017). Athlete burnout: review and recommendations. Current Opinion in Psychology, 16, 109–113. https://doi.org/10.1016/j.copsyc.2017.05.002

Hapsari, A. D., Sefrina, L. R., & Elvandari, M. (2025). Pengaruh Konseling Pentingnya Hidrasi Atlet terhadap Pengetahuan Orangtua Atlet U-12 SSB Kancil Mas. Abdi: Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 7(4), 1081–1087. https://doi.org/10.24036/abdi.v7i4.1383

Hindiari, Y., & Wismanadi, H. (2022). Efektifitas Metode Latihan Gerak Dasar Renang Bagi Kelompok Renang Pemula : TINGKAT KECEMASAN ATLET KARATE MENJELANG PERTANDINGAN PADA ANGGOTA CAKRA KOARMATIM. 10(1), 179–186.

Indraswari, S. H., Pravitasari, I. R., Sari, V. R., & Rahmadhani, E. P. (2025). Dehidrasi dan Pengaturan Cairan pada Atlet Dehidrasi dan Pengaturan Cairan pada Atlet. JK Unila |, 9(1), 44–49.

Keefe, M. S., Benjamin, C. L., Casa, D. J., & Sekiguchi, Y. (2024). Importance of Electrolytes in Exercise Performance and Assessment Methodology After Heat Training: A Narrative Review. Applied Sciences (Switzerland), 14(22), 1–12. https://doi.org/10.3390/app142210103

Kementrian Kesehatan. (2019). ANGKA KECUKUPAN GIZI YANG DIANJURKAN UNTUK MASYARAKAT INDONESIA.

Lindinger, M. I., & Cairns, S. P. (2021). Regulation of muscle potassium: exercise performance, fatigue and health implications. European Journal of Applied Physiology, 121(3), 721–748. https://doi.org/10.1007/s00421-020-04546-8

Ly, N. Q., Hamstra-Wright, K. L., & Horswill, C. A. (2023). Post-Exercise Rehydration in Athletes: Effects of Sodium and Carbohydrate in Commercial Hydration Beverages. Nutrients, 15(22), 1–13. https://doi.org/10.3390/nu15224759

McCubbin, A. J. (2025). Sodium intake for athletes before, during and after exercise: review and recommendations. Performance Nutrition, 1(11), 1–22. https://doi.org/10.1186/s44410-025-00011-9

Prabawa, A. A. G. O. S., Rahadianti, D., Setiarini, R., & Pebruanto, H. (2025). Hubungan Tingkat Konsumsi Air Minum, Stretching, dan Pola Latihan Berlebih dengan Kejadian Kram Otot Pada Atlet Renang di Kawasan Kota Mataram. MAHESA : Malahayati Health Student Journal, 5(8), 3490–3503. https://doi.org/10.33024/mahesa.v5i8.19095

Risma, R., Nursasih, I. D., Rustiawan, H., & Hartono, T. (2023). Pengukuran Kelelahan dan Power Pemain Sepakbola. Jurnal Keolahragaan, 9(1), 47–58. https://doi.org/10.25157/jkor.v9i1.4932

Romadlon, M. F., & Pramono, B. A. (2024). EVALUASI LATIHAN MALAM HARI TERHADAP KUALITAS TIDUR DAN PERFORMA ATLET REMAJA PUTRA PBV BINA BOLAVOLI (BBV) SURABAYA. JPO: Jurnal Prestasi Olahraga, 7(4), 312–318.

Saputro, A. H. (2025). PENGARUH HARDINESS TERHADAP BURNOUT PADA STUDENT ATHLETE DI SMA NEGERI OLAHRAGA JAWA TIMUR YANG DI MODERASI OLEH DUKUNGAN SOSIAL [UIN Maulana Malik Ibrahim]. http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/75759

Satriatama, R. F., & Rahayuni, K. (2025). Survei Kesehatan Mental Mahasiswa Atlet Universitas Negeri Malang. Athena: Physical Education and Sports Journal, 3(1). https://doi.org/10.56773/apesj/V3.1.43

Sukmawati, Harna, H., Nuzrina, R., Sitoayu, L., & Dewanti, L. P. (2021). Kebiasaan Sarapan, Kualitas Tidur, Dan Dukungan Orangtua Terhadap Konsentrasi Belajar Selama Pandemi COVID 19. Ghidza: Jurnal Gizi Dan Kesehatan, 5(1), 24–35. https://doi.org/10.22487/ghidza.v5i1.164

Suryaningtias, S. (2024). "Pengaruh Pemberian Smoothies GRAMUNA (Pisang Raja Bandung, Semangka. Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan.

Syahendra, W., Supriatna, E., & Yosika, F. G. (2026). Dampak Pola Tidur terhadap Daya Tahan Fisik Atlet. Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi, 12(1), 18–37. https://doi.org/10.59672/jpkr.v12i1.5661

Ummah, A. Z. (2019). HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENGETAHUAN GIZI DAN FREKUENSI KONSUMSI MINUMAN ISOTONIK TERHADAP STATUS KEBUGARAN ATLET U-15 DI ASIFA (AJI SANTOSO INTERNATIONAL FOOTBALL ACADEMY) MALANG. Universitas Brawijaya Malang.

Veniamakis, E., Kaplanis, G., Voulgaris, P., & Nikolaidis, P. T. (2022). Effects of Sodium Intake on Health and Performance in Endurance and Ultra-Endurance Sports. International Journal of Environmental Research and Public Health, 19(6). https://doi.org/10.3390/ijerph19063651

Zikry, I. F. (2024). Pentingnya istirahat terhadap pemulihan fisik dan mental atlet. JPKO Jurnal Pendidikan Dan Kepelatihan Olahraga, 2(1), 1–7. https://journal.sabajayapublisher.com/index.php/jpko

Downloads

Published

2026-06-25

Issue

Section

Articles

How to Cite

Hubungan Kebiasaan Konsumsi Minuman Isotonik, Asupan Natrium, dan Asupan Kalium terhadap Tingkat Kelelahan Atlet Taekwondo. (2026). Ghidza: Jurnal Gizi Dan Kesehatan, 10(1), 115-123. https://doi.org/10.22487/nx998k39

Similar Articles

1-10 of 59

You may also start an advanced similarity search for this article.