Hubungan Asupan Protein, Zat Besi, dan Bioavailabilitas Zat Besi terhadap Status Anemia Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Kota Serang
DOI:
https://doi.org/10.22487/9ascbj14Keywords:
Anemia, Asupan Protein, Asupan Zat Besi, Bioavailabilitas Zat Besi, Ibu HamilAbstract
Anemia defisiensi besi merupakan salah satu penyebab risiko pendaharan pada ibu hamil yang disebabkan karena rendahnya asupan zat besi. Hasil Survey Kesehatan Indonesia tahun 2023 menunjukkan bahwa 3 dari 10 ibu hamil mengalami anemia (27,7%). Selama kehamilan, kebutuhan zat besi meningkat secara signifikan untuk mendukung pertumbuhan janin dan plasenta. Namun, tidak semua zat besi yang dikonsumsi diserap oleh tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan asupan zat gizi protein dan zat besi, serta bioavailabilitas zat besi terhadap anemia pada ibu hamil. Desain penelitian yaitu cross sectional dan pengambilan sampel dengan metode purpossive sampling. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 81 orang ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Kota Serang. Data yang dikumpulkan pada penelitian yaitu data karakteristik responden, data asupan, dan data status anemia. Data tersebut dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square untuk melihat hubungannya. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 34,57% ibu hamil mengalami anemia, tingkat asupan protein rendah (90,12%), asupan zat besi rendah (91,36%), dan tingkat penyerapan (bioavailabilitas) zat besi rendah (88,89%). Kesimpulan penelitian ini adalah adanya hubungan asupan zat besi dengan status anemia ibu hamil (p=0.044), namun tidak adanya hubungan antara asupan protein dan bioavailabilitas zat besi terhadap status anemia (p=0.549 dan p=0.509). Perlu dilakukan pemberian edukasi mengenai pentingnya asupan zat besi untuk ibu hamil yang disampaikan langsung oleh petugas kesehatan di Puskesmas.
Downloads
References
Adawiyah, R., S Wijayanti, T. (2021). Hubungan paritas dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Trauma Center Samarinda. Borneo Studies and Research, 2(3), 1553–1562.
Amin, N.A., Septiani, S., Nurulfuadi., Hijra., Fandir, A. 2025. Faktor yang Berkaitan dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Ongka. Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan. 9(1):110-117.
Arya, N. P., S Pratama, Y. A. A. G. W. (2022). Anemia defisiensi besi: Diagnosis dan tatalaksana. Ganesha Medicina Journal, 2(1), 49–56.
Dinas Kesehatan Provinsi Banten. (2021). Jumlah ibu hamil penderita kurang darah di Provinsi Banten. Banten Prov Open Data. https://opendata.bantenprov.go.id/dataset/jumlah-ibu-hamil-penderita-kurang-darah-di-provinsi-banten
Du, S., Zhai, F., Wang, Y., S Popkin, B. M. (2000). Current methods for estimating dietary iron bioavailability do not work in China. The Journal of Nutrition, 130(2), 193–198.
Fitri, Y. P., Briawan, D., Tanziha, E., S Madanijah, S. (2016). Tingkat kecukupan dan bioavailabilitas asupan zat besi pada ibu hamil di Kota Tangerang. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 12(3), 185–191. https://doi.org/10.30597/mkmi.v12i3.1083
Ghiffari, E.M., Harna., Angkasa, D., Wahyuni, Y., Purwara, L. 2021. Kecukupan Gizi, Pengetahuan, dan Anemia Ibu Hamil. Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan. 5(1): 10-23.
Gumilang, L., Judistiani, T. D., Nirmala, S. A., S Wibowo, A. (2021). Korelasi asupan zat besi dan protein dengan kadar ferritin serum ibu hamil di Kabupaten Waled dan Sukabumi. Higeia Journal of Public Health Research and Development, 5(2), 231–241.
Handayani, W., S Masluroh. (2024). Analisis karakteristik anemia pada ibu hamil trimester III di Alia Hospital Jakarta Timur. Mahesa: Malahayati Health Student Journal, 4(12), 5625–5637.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2013). Laporan nasional Riskesdas 2013. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Laporan nasional Riskesdas 2018. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Koerniawati, R. D., Siregar, M. H., S Sartika, R. S. (2021). Hubungan pengetahuan tentang anemia dengan asupan zat besi pada ibu hamil di Cadasari, Pandeglang. Jurnal Gizi Kerja dan Produktivitas, 2(2), 61–68.
Meliyani, A., dkk. (2022). Hubungan asupan Fe dengan kejadian anemia defisiensi besi pada ibu hamil di Kabupaten Seluma. Journal of Nursing and Public Health, 10(2), 225–232.
Retnaningsih, Y., Sulistyani, I. A., Purnamaningrum, Y. E., Margono, M., S Estiwidani, D. (2020). Hubungan asupan protein, Fe, vitamin C, serta ketepatan konsumsi zat tannin dan kafein terhadap kadar hemoglobin ibu hamil trimester III di Puskesmas Kota Yogyakarta. Jurnal Nutrisia, 22(1), 8–15.
Simbolon, D. (2018). Pencegahan dan penanggulangan Kurang Energi Kronik (KEK) dan anemia pada ibu hamil. CV Budi Utama.
Sulung, N., Najmah, Flora, R., Nurlaili, S Slamet, S. (2022). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada ibu hamil. Journal of Telenursing (JOTING), 4(1), 28–35.
Tarigan, N., Sitompul, L., S Zahra, S. (2021). Asupan energi, protein, zat besi, asam folat, dan status anemia ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Petumbukan. Wahana Inovasi, 10(1), 117–126.
Utami, K. D., Mulyani, R. I., S Satriani. (2020). Konsumsi pangan berhubungan dengan penyerapan zat besi pada ibu hamil. Mahakam Midwifery Journal, 5(2), 82–92.
World Health Organization. (2025). Anaemia in women and children. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/anaemia
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan is licensed under a Creative Commons Attribution-Share Alike 4.0 International License
All articles published Open Access are free for everyone to read and download. Under the CC-BY-SA license, authors retain ownership of the copyright for their article, but authors grant others permission to use the content of publications in Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan in whole or in part provided that the original work is properly cited.
Users (redistributors) of Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan are required to cite the original source, including the author's names, Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan as the initial source of publication, year of publication, and volume number.












.png)

.png)
1.png)


