Daya Terima dan Kandungan Gizi Soft Cookies dengan Substitusi Tepung Hati Ayam dan Kurma Sukari

Authors

  • Anya Amelya Kumala Sari Program Studi Gizi, Universitas Negeri Surabaya, Surabaya, Indonesia
  • Wildan Alfira Gusrianto Program Studi Gizi, Universitas Negeri Surabaya, Surabaya, Indonesia
  • Noor Rohmah Mayasari Program Studi Gizi, Universitas Negeri Surabaya, Surabaya, Indonesia
  • Raisya Program Studi Gizi, Universitas Negeri Surabaya, Surabaya, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.22487/115zgd64

Keywords:

Anemia, Hati Ayam, Kurma Sukari, Remaja Putri, Soft Cookies, Zat Besi

Abstract

Anemia pada remaja putri masih menjadi masalah gizi akibat rendahnya asupan zat besi dan protein. Tepung hati ayam merupakan sumber zat besi dan protein yang tinggi, sedangkan kurma Sukari mengandung zat besi dan serat serta memiliki nilai gizi lebih baik dibandingkan gula pasir. Kedua bahan tersebut diformulasikan dalam produk soft cookies yang digemari berbagai kalangan, khususnya remaja putrisebagai camilan fungsional pencegahan anemia. Penelitian ini bertujuan menganalisis daya terimapada parameter soft cookies (warna, aroma, tekstur, dan rasa) serta kandungan protein dan zat besi pada formulasi terbaik soft cookies dengan substitusi tepung hati ayam dan kurma Sukari. Penelitian ini merupakan eksperimen murni dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Substitusi tepung hati ayam sebesar 25%, 35%, dan 45%, serta kurma Sukari sebesar 10% dan 20%. Daya terima diperoleh melalui uji hedonik skala Likert (1–4) pada 40 panelis tidak terlatih. Analisis kandungan protein dan zat besi pada formulasi terbaik dilakukan dengan metode titrimetri dan ICP-OES. Data dianalisis menggunakan uji Kruskal–Wallisdan Mann–Whitney(α=0,05) untuk mengetahui perbedaan tingkat kesukaan panelis antar formulasi, serta metode De Garmo untuk menentukan formulasi terbaik. Hasil menunjukkan bahwa variasi substitusi tepung hati ayam dan kurma Sukari berpengaruh signifikan terhadap warna, tekstur, dan rasa soft cookies(p<0,05), namun tidak terhadap aroma (p>0,05). Formulasi terbaik adalah substitusi tepung hati ayam 25% dan kurma Sukari 10%, dengan kandungan protein 9,75 g/100 g dan zat besi 5,20 mg/100 gatau meningkat sebesar 34,72% dibandingkan formulasi standar tanpa substitusi. Soft cookiesdengan substitusi tepung hati ayam dan kurma Sukari berpotensi sebagai camilan sumber zat besi dan protein bagi remaja putri.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdi, Y. F. R., Pamungkas, N. A. P., Rochmah, A. N., Suleman, D. P., & Widyastuti, R. (2025). Physicochemical And Organoleptic Characteristics on Cookies Innovation with the Addition of Taro Flour (Colocasia esculenta) and Edamame Flour (Glycine max). Journal of Food and Agricultural Product, 5(1), 63–74.

Annisa, S. N., & Suryaalamsah, I. I. (2023). Formulasi cookies dari tepung hati ayam dan tepung kedelai sebagai makanan sumber zat besi pencegah anemia pada remaja putri. Muhammadiyah Journal of Nutrition and Food Science (MJNF), 4(1), 14–27.

Badan Standarisasi Nasional. (2011). Biskuit SNI 01-2973-2011. .

BPOM. (2022). Badan Pengawas Obat dan Makanan. Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan Nomor 1 Tahun 2022 Tentang Pengawasan Klaim Pada Label dan Iklan Pangan Olahan.

Dalimunthe, N. K., Saleh, A. J., & Putri, A. A. (2024). Pengembangan By Product Ayam Menjadi Abon Tiale Berbahan Dasar Hati Ayam Dan Ikan Lele Untuk Makanan Tambahan Anak Balita. Darussalam Nutrition Journal, 8(1), 34–42.

Devi, A. O. T., Nugrahadi, B., & Bonde, S. A. K. (2022). Analisis Studi Kelayakan Usaha Soft Cookies Q’kies. SENRIABDI, 714–715.

Evayanti, Y., Sunarsih, S., & Novita, I. (2019). Pengaruh Konsumsi Hati Ayam Terhadap Kenaikan Kadar Hemoglobin Pada Ibu Hamil Trimester II Di Puskesmas Hanura Kabupaten Pesawaran Tahun 2018. JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati), 4(4), 145–150.

Fandi, M., Nurhayati, O. D., & Isnanto, R. (2020). Aplikasi identifikasi jenis buah kurma dengan metode GLCM berbasis android. Jurnal Pengembangan Rekayasa Dan Teknologi, 16(1), 35–36.

Hati Buulolo, M., & Hastuti, S. (2023). Formulasi Cookies dengan Tepung Labu Madu dan Tepung Kelapa Parut (Vol. 1).

Indrawatiningsih, Y., Hamid, S. T. A., Sari, E. P., & Listiono, H. (2021). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Terjadinya Anemia pada Remaja Putri. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 21(1), 331–332.

Kamaruddin, M., Supu, L., Sada, M., & Marsella, Y. (2022). Nilai Gizi dan Daya Terima Cookies dengan Penambahan Bayam Merah dan Hati Ayam sebagai Upaya Pencegahan Anemia pada Remaja Putri. JGK: Jurnal Gizi Dan Kesehatan, 2(1), 32–33.

Kau, M., Arda, Z. A., Hanapi, S., & Sandalayuk, M. (2022). Upaya Pencegahan Anemia Pada Remaja Putri Melalui Penyuluhan Kesehatan di SMA Negeri 1 Limboto Tahun 2022. Locus Penelitian Dan Abdimas, 1(3), 286–291.

Kementerian Kesehatan RI. (2018). Kementerian Kesehatan RI. (2018). Laporan Riskesdas 2018. 9(53), 181–222. https://doi.org/10.36082/gemakes.v4i3.1700

Kulsum, U. (2020). Pola menstruasi dengan terjadinya anemia pada remaja putri. Jurnal Ilmu Keperawatan Dan Kebidanan, 11(2), 315–316.

Lasepa, W., Rizqi, E. R., Rohmatillah, L. M., & Jati, P. Z. (2025). Analisis Sensori dan Zat Gizi Stik Patin Kelor sebagai Camilan Sumber Zat Besi Pencegahan Anemia Remaja. Ghidza: Jurnal Gizi Dan Kesehatan, 9(2), 362–368. https://doi.org/10.22487/5x5kva93

Ma’arif, M. Z., Renowening, Y., & Mahmudah, H. (2023). Testing the Acceptance of Soybean Tempeh Substituted with Chicken Liver Flour to Prevent Iron Deficiency Anemia. Jurnal EduHealth, 14(04), 328–332.

Muhayati, A., & Ratnawati, D. (2019). Hubungan Antara Status Gizi dan Pola Makan dengan Kejadian Anemia Pada Remaja Putri. Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia, 9(01), 563–570.

Munira, S. L. (2023). Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022. Jakarta: Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan Kementrian Kesehatan RI.

Mutmainnah, M., Patimah, S., & Septiyanti, S. (2021). Hubungan KEK dan Wasting dengan Kejadian Anemia pada Remaja Putri di Kabupaten Majene. Window of Public Health Journal, 1(5), 561–562.

Najjar, Z., Alkaabi, M., Alketbi, K., Stathopoulos, C., & Ranasinghe, M. (2022). Physical chemical and textural characteristics and sensory evaluation of cookies formulated with date seed powder. Foods, 11(3), 305.

Nanda Maedy, A. P., & Fitria, M. (2025). Stick Halo Berbahan Dasar Hati Ayam Dan Tepung Kacang Tolo (Vignia Unguiculata L.) Sebagai Makanan Selingan Sumber Zat Besi Dan Protein Bagi Remaja Putri Anemia. Jurnal Inovasi Bahan Lokal Dan Pemberdayaan Masyarakat, 2(2), 94–105. https://doi.org/10.34011/jibpm.v2i2.2716

Nasruddin, H., Faisal Syamsu, R., & Permatasari, D. (2021). Angka Kejadian Anemia Pada Remaja di Indonesia. Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia, 1(4), 358–359. https://doi.org/10.59141/cerdika.v1i4.66

Parwati, P. I., Ma’rifah, B., & Muhlishoh, A. (2023). Formulasi Brownies Panggang dengan Substitusi Tepung Daun Kelor dan Tepung Kacang Hijau sebagai Alternatif Cemilan Sumber Zat Besi untuk Remaja Putri Anemia. Ghidza: Jurnal Gizi Dan Kesehatan, 7(2), 184–204. https://doi.org/10.22487/ghidza.v7i2.921

Rahmaris, L. D., & Ratnaningsih, N. (2022). Inovasi Produk Soft Cookies Bebas Gluten dari Tepung Mocaf Dan Tepung Porang Sebagai Alternatif Cookies Untuk Penderita Autis. Prosiding Pendidikan Teknik Boga Busana, 17(1), 2.

Raihan, R. U., & Makkiyah, F. A. (2024). Manfaat Substitusi Tepung Terigu Dalam Produksi Biskuit. IKRA-ITH Teknologi Jurnal Sains Dan Teknologi, 8(1), 54–60.

Raodhatul Ilham, V., Dewi, Z., Dwi Andrestian, M., Syainah, E., Studi Gizi dan Dietetika, P., Gizi, J., Kesehatan Banjarmasin, P., & Author, C. (2025). Formulasi Odeng Dari Ikan Bandeng (Chanos Chanos) Sebagai Produk Alternatif Tinggi Protein Dan Kalsium Untuk Balita Stunting. Jurnal Kesehatan Tambusai, 6(3), 1–13.

Riniarti, H. S. (2023). Pengaruh Konsumsi Buah Kurma Terhadap Kadar Hemoglobin Remaja Putri. Religion: Jurnal Agama, Sosial, Dan Budaya, 1(6), 733–735.

Rotua, M., Angelina, A., Telisa, I., & Sriwiyanti, S. (2024). Daya Terima Cookies Substitusi Hati Ayam Selai Nanas Sebagai Alternatif Makanan Tambahan Pencegahan Anemia Pada Remaja Putri. Jurnal Pustaka Padi (Pusat Akses Kajian Pangan Dan Gizi), 3(3), 72–78.

Rutkowska, J., Baranowski, D., Antoniewska-Krzeska, A., & Kostyra, E. (2023). Comparison of Storage-Related Volatile Profiles and Sensory Properties of Cookies Containing Xylitol or Sucrose. Foods, 12(23), 1–23. https://doi.org/10.3390/foods12234270

Safitri, S., & Julaecha, J. (2021). Konsumsi Buah Kurma Meningkatkan Kadar Hemoglobin Pada Remaja Putri. Jurnal Endurance, 6(1), 127–134.

Selvianti, I., Hastuti, N. D., & Indriawan, R. (2024). Uji Organoleptik (Sensori) dan Kadar Air Pembuatan Cookies dengan Penambahan Tepung Biji Nangka (Artocaprus heteroypllus). Jurnal Teknologi Pangan Dan Industri Perkebunan (LIPIDA), 4(1), 64–73.

Sulaeman, P. A., & Septiyani, R. (2023). Pengembangan Produk Cookies dengan Penambahan Tepung Hati Ayam Terhadap Nilai Gizi dan Mutu Sensoris Cookies. Journal of Food and Culinary, 102–115.

Tyas, D. W., Sari, D. K. P., & Nafies, D. A. A. (2025). Analisis Zat Besi (Fe), dan Organoleptik Cookies Substitusi Tepung Hati Ayam dan Tepung Kacang Hijau (Vigna Radiata L.). Media Gizi Ilmiah Indonesia, 3(1), 53–66.

Wahyuni, A. N., Koswara, A., Asmara, A. N., Fadilah, A., Asmarani, A. Z., Desry, D., & Pamungkas, D. M. T. I. (2023). Penyuluhan Kesehatan tentang Pencegahan dan Penanganan Anemia pada Siswi di MTS Al-Munawwar. Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2), 123–124.

Wandira, P. T., Fitriani, F., Handayani, S., & Unteawati, B. (2023). Analisis Kepuasan Konsumen Terhadap Pembelian Aneka Snack Berbahan Dasar Pisang Di KotaBandar Lampung (Studi Kasus Pada Askha Jaya Di Bandar Lampung). MASMAN Master Manajemen, 1(4), 84–92.

Wardhani, S. A., Palupi, F. D., & Hadisuyitno, J. (2025). Daya terima dan kandungan gizi dimsum berbasis hati ayam, daun kelor, dan jamur tiram sebagai camilan untuk remaja putri. Jurnal SAGO Gizi Dan Kesehatan, 6(2), 246. https://doi.org/10.30867/gikes.v6i2.2367

Yana, R., Yudistira, S., Fathullah, D. M., & Hekmah, N. (2022). Pukis Bayam (Amaranthus Hybridus L.) dan Pisang Kepok (Musa Paradisiaca L.) untuk Mencegah Anemia: Uji Zat Besi dan Tingkat Kesukaan: Pukis Made from Spinach (Amaranthus Hybridus L.) and Kepok Banana (Musa Paradisiaca L.) to Prevent Anemia: Iron Test and Hedonic Scaling. Jurnal Gizi Dan Kesehatan, 14(2), 245–260.

Downloads

Published

2026-06-25

Issue

Section

Articles

How to Cite

Daya Terima dan Kandungan Gizi Soft Cookies dengan Substitusi Tepung Hati Ayam dan Kurma Sukari. (2026). Ghidza: Jurnal Gizi Dan Kesehatan, 10(1), 124-136. https://doi.org/10.22487/115zgd64

Similar Articles

1-10 of 121

You may also start an advanced similarity search for this article.