Formulasi Tepung Kacang Merah dan Tepung Bungkil Kelapa Cookies terhadap Kadar Protein, Kadar Zat Besi dan Karakteristik Sensori

Authors

  • Ayu Karisma Program Studi S1 Gizi, Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Semarang, Indonesia
  • Addina Rizky Fitriyanti Program Studi S1 Gizi, Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Semarang, Indonesia https://orcid.org/0000-0002-7548-8181
  • Joko Teguh Isworo Program Studi S1 Gizi, Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Semarang, Indonesia
  • Erma Handarsari Program Studi S1 Gizi, Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Semarang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.22487/28679j81

Keywords:

Bungkil Kelapa, Cookies, Kacang Merah, Karakteristik Sensor

Abstract

Upaya pencegahan anemia dapat dilakukan dengan cara mengkonsumsi makanan tinggi protein dan zat besi. Cookiesdengan formulasi tepung kacang merah dan tepung bungkil kelapa diharapkan dapat menjadi alternatif makanan tinggi protein dan zat besi yang mampu mencegah anemia. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh cookiesformulasi tepung kacang merah dan tepungbungkil kelapa terhadap kadar protein, kadar zat besi dan karakteristik sensori. Jenis penelitian menggunakan true experiment menggunakan desain RAL dengan empat formulasi yaitu P0 (100%:0%:0%), P1 (70%:10%:20%), P2 (60%:15%:25%), P3 (50%:20%:30%) dengan enam kali ulangan. Uji kadar protein menggunakan metode mikro Kjedhal, kadar zat besi menggunakan metode spektrofotometer UV-VIS dan karakteristik sensori menggunakan uji skala hedonik dan mutu hedonik. Analisis statistik kadar protein dan kadar zat besi menggunakan uji Kruskal Walliskemudian dilanjutkan uji Mann Whitney. Uji karakteristik sensori menggunakan uji Friedmankemudian dilanjutkan dengan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan kadar protein tertinggi pada P3 sebesar 11,03% dan terendah pada P0 sebesar 8,93%. Kadar zat besi tertinggi pada P3 sebesar 1,47 mg% dan terendah pada P0 sebesar 0,16 mg%. Penambahan tepung kacang merah dan tepung bungkil kelapa pada cookiesberpengaruh signifikan terhadap kadar protein (p = 0,004), kadar zat besi (p = 0,000), karakteristik sensori meliputi skala hedonik (p < 0,05) serta mutu hedonik (p < 0,05). Cookies tersebut berkontribusi sebesar 16,9% (protein) dan 9,8% (zat besi) terhadap pemenuhan AKG remaja putri.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aditiya, A. P., & Ismawati, R. (2023). UJI SENSORI, KANDUNGAN GIZI, DAN NILAI EKONOMI COOKIES YANG DISUBSTITUSI TEPUNG KACANG MERAH DAN TEPUNG BIJI LABU KUNING SEBAGAI SNACK TINGGI ZAT BESI. Jurnal Gizi Dan Kesehatan Nusantara, 3(2), 297–305.

Cahyani, A., Zuriatun Solehah, N., & Nur Fajriani, L. (2026). Uji Sensori Dan Vitamin C Zat Besi Cookies Substitusi Tepung Kacang Merah Dan Tepung Wortel. Jurnal Pangan Dan Gizi, 16(1), 81–96.

Damayanti, S., Bintoro, V. P., & Setiani, B. E. (2020). Pengaruh Penambahan Tepung Komposit Terigu, Bekatul Dan Kacang Merah Terhadap Sifat Fisik Cookies. Journal of Nutrition College, 9(3), 180–186. https://doi.org/10.14710/jnc.v9i3.27046

Dinas Kesehatan Semarang. (2019). Profil Kesehatan Kota Semarang tahun 2019. Dinkes.Semarang.Go.Id, 1–104.

Ersanti, F. Y., & Munir, M. (2024). Mutu Organoleptik Cookies Substitusi Tepung Beras Hitam dan Tepung Kacang Merah sebagai Alternatif Makanan Selingan Penderita Diabetes Mellitus. INSOLOGI: Jurnal Sains Dan Teknologi, 3(5), 488–499. https://doi.org/10.55123/insologi.v3i5.4131

Fadilla, N., Yulfina, A., Alfiana, Y., Saputri, D., Ratnaningsih, A., Noorlaily, S. I., Sari, P., Asikin, A., Sakit, R., Daerah, U., & Surabaya, S. (2022). ANALISIS NILAI GIZI DAN MUTU MIKROBIOLOGIS FORMULA ENTERAL TINGGI PROTEIN (FTP30) BERBAHAN DASAR TEPUNG PUTIH TELUR. Update Terkini: Ilmu Gizi, Pangan, Dan Kesehatan Untuk Menunjang Program Nasional Di Bidang Gizi, Kesehatan Dan Pariwisata, 167–176.

Istirani, A., & Harsana, M. (2022). GAPLEK COKELAT COOKIES DENGAN SUBSTITUSI TEPUNG GAPLEK SEBAGAI PRODUK COOKIES TINGGI SERAT. Prosiding Pendidikan Teknik Boga Busana.

Kartiningsih, K., Solichah, K. M., & Fauzia, F. R. (2023). Nilai Gizi Dan Daya Terima Cookies Wikara (Wijen Kacang Merah) Untuk Mencegah Anemia Defisiensi Besi. Journal Health and Nutritions, 9(2), 80. https://doi.org/10.52365/jhn.v9i2.790

Kemenkes RI. (2020). Permenkes RI Nomor 21 Tahun 2020 tentang Rencana Strategis Kementerian Kesehatan Tahun 2020-2024. Kementerian Kesehatan RI, 9(May), 6.

Kusumah, S. H., Andoyo, R., & Rialita, T. (2020). Isolation and Characterization of Red Bean and Green Bean Protein using the Extraction Method and Isoelectric pH. SciMedicine Journal, 2(2), 77–85. https://doi.org/10.28991/scimedj-2020-0202-5

Praptiningrum, W. (2015). Eksperimen pembuatan. Universitas Negeri Semarang, 17.

Purnasari, G., & Illiyya, L. (2023). Hubungan antara Status Gizi, Asupan Protein dan Zat Besi Terhadap Siklus Menstruasi Remaja Putri di SMAN 1 Jatiroto. Muhammadiyah Journal of Nutrition and Food Science (MJNF), 4(1), 56. https://doi.org/10.24853/mjnf.4.1.56-64

Putri Septya Ningrum Chaniago, Suko Priyono, & Nur Endah Saputri. (2025). Pemanfaatan Tepung Ampas Tahu dengan Penambahan Pasta Kacang Merah dalam Formulasi Snackbar. Hidroponik : Jurnal Ilmu Pertanian Dan Teknologi Dalam Ilmu Tanaman, 2(1), 269–283. https://doi.org/10.62951/hidroponik.v2i1.283

Qurrota Ayyun, N., & Septiani. (2020). KARAKTERISASI KADAR PROKSIMAT DONAT DENGAN SUBTITUSI TEPUNG AMPAS KELAPA (Cocos nucifera). Binawan Student Journal, 2(1), 211–216.

Riskesdas Kementrian Kesehatan RI. (2018). Laporan Riskesdas 2018 Nasional.pdf. In Lembaga Penerbit Balitbangkes.

Sugitha, I. M. (2023). Pengaruh Perbandingan Terigu dan Tepung Kacang Merah ( Phaseolus vulgaris L ) terhadap Karakteristik Kue Semprit. Jurnal Ilmu Dan Teknologi Pangan, 12(2), 396–407.

Susana Medho, M., Muhammad, E. V, & Klara Salli. (2022). PERBEDAAN PENAMBAHAN BAHAN PENUNJANG COOKIES PADA METODE CREAMING TERHADAP PENERIMAAN SENSORIK COOKIES TEPUNG KOMPOSIT JAGUNG PUTIH LOKAL TIMOR DAN DAUN KELOR (Moringa oleifera). Jurnal Partner (Pertanian Terapan), 27(1), 1747–1761.

TENRIRAWE, A. N. M. (2022). FORMULASI DAN ANALISIS KANDUNGAN ZAT GIZI BAKSO BERBASIS HATI AYAM DAN DAUN KELOR (Moringa oleifera) SEBAGAI PANGAN SUMBER ZAT BESI BAGI REMAJA PUTRI [Skripsi]. Universitas Hasanudin.

TKPI. (2017). Tabel Komposisi Pangan Indonesia (Vol. 2, Number 2). https://doi.org/10.29103/averrous.v2i2.412

WHO. (2023). Prevalence of anaemia in women of reproductive age ( aged 15-49 ) (%) Location type Prevalence of anaemia in women of repro ... The Global Health Observatory, 2023.

Z. Wulandari, & I. I. Arief. (2022). Review: Tepung Telur Ayam: Nilai Gizi, Sifat Fungsional dan Manfaat. Jurnal Ilmu Produksi Dan Teknologi Hasil Peternakan, 10(2), 62–68. https://doi.org/10.29244/jipthp.10.2.62-68

Downloads

Published

2026-06-25

Issue

Section

Articles

How to Cite

Formulasi Tepung Kacang Merah dan Tepung Bungkil Kelapa Cookies terhadap Kadar Protein, Kadar Zat Besi dan Karakteristik Sensori. (2026). Ghidza: Jurnal Gizi Dan Kesehatan, 10(1), 90-100. https://doi.org/10.22487/28679j81

Similar Articles

1-10 of 46

You may also start an advanced similarity search for this article.