Analisis Kandungan Zat Gizi Makro dan Daya Terima Dimsum Ikan Kembung Berbasis Tepung Kedelai dan Kacang Tanah untuk Pencegahan Stunting

Authors

  • Fathina Program Studi Profesi Dietisien, Poltekkes Kemenkes Makassar, Makassar, Indonesia
  • Sukmawati Program Studi Profesi Dietisien, Poltekkes Kemenkes Makassar, Makassar, Indonesia
  • Abdullah Tamrin Program Studi Profesi Dietisien, Poltekkes Kemenkes Makassar, Makassar, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.22487/vtjp8q49

Keywords:

Stunting, Dimsum Ikan Kembung, Tepung Kedelai, Tepung Kacang Tanah, Zat Gizi Makro, Daya Terima

Abstract

Stunting masih menjadi permasalahan gizi kronis yang signifikan akibat ketidakcukupan asupan zat gizi makro, terutama pada masa awal kehidupan. Pengembangan pangan lokal bergizi sebagai makanan selingan merupakan salah satu strategi yang potensial untuk mendukung pencegahan stunting. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kandungan zat gizi makro dan daya terima dimsum ikan kembung yang diformulasikan dengan tepung kedelai dan kacang tanah sebagai bahan substitusi. Penelitian menggunakan desain pre-eksperimental dengan post-test design yang terdiri dari tiga formulasi, yaitu F1 (75% tepung kedelai : 25% tepung kacang tanah), F2 (50% : 50%), dan F3 (25% : 75%). Uji organoleptik dilakukan terhadap 40 panelis untuk menilai atribut warna, aroma, tekstur, dan rasa, diikuti dengan analisis kandungan zat gizi makro pada formula terpilih. Hasil analisis statistik menunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan terhadap daya terima antar formulasi (p>0,05). Namun demikian, secara deskriptif terdapat kecenderungan preferensi panelis terhadap atribut tertentu, dengan formula F2 lebih disukai dari aspek warna dan aroma, serta formula F1 lebih disukai dari aspek rasa dan ditetapkan sebagai formula terbaik. Analisis kandungan gizi pada F1 menunjukkan energi 133,62 kkal/100 g, protein 14,39%, lemak 0,96%, dan karbohidrat 17,11%. Produk ini berpotensi dikembangkan sebagai makanan selingan berbasis pangan lokal yang bergizi untuk mendukung pemenuhan zat gizi makro, khususnya protein, dalam upaya pencegahan stunting.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdullah, R. P. I. (2023). Literature Review: Pengaruh Asupan Karbohidrat, Protein dan Lemak terhadap Resiko Stunting Anak Usia 2-5 Tahun. Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran, 3(3), 155–163. https://doi.org/10.33096/fmj.v3i3.217

Addiniawati, N., Srimiati, M., & Agestika, L. (2024). Substitusion of Mackerel (Rastrelliger sp) on Nugget Products as Emergency Food. Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIKA), 6(3), 532–546. https://doi.org/10.36590/jika.v6i3.855

Afriansyah, E., Yuswita, E., & Fitriyani, L. (2023). Hubungan Tingkat Kecukupan Asupan Gizi (Karbohidrat, Protein, Lemak Dan Zat Besi) Sebagai Faktor Resiko Kejadian Stunting Pada Balita < 5 Tahun Di Kota Depok Tahun 2023. 4.

Amartia, J., Septiani, B. D. S., Sulistiawati, F., Arista, N., & Andayani, D. (2025). Perbedaan Sifat Organoleptik dan Kandungan Zat Gizi Makro Roti Tawar Nutriloaf Dengan Substitusi Tepung Kedelai (Glycine max) dan Beras Merah (Oryza nivara). 5.

Aminah, S, Rahmawati, D, & Pratama, R. (2025). Substitution of peanut flour to improve protein content and nutritional quality of processed meat products. Journal of Food Science and Nutrition Research, 12(1), 45–53.

Anzi, Ni Komang Yonik Liena, Kencana, I Ketut, & Ambartana, I Wayan. (2024). Hubungan Asupan Protein Karbohidrat dan Zat Besi Dengan Stunting Pada Balita di Wilayah Puskesmas Gianyar 1. Jurnal Ilmu Gizi: Journal of Nutrition Science, 13(2).

Endrinikapoulos, A., Afifah, D. N., Mexitalia, M., Andoyo, R., Hatimah, I., & Nuryanto, N. (2023). Study of the importance of protein needs for catch-up growth in Indonesian stunted children: A narrative review. SAGE Open Medicine, 11, 20503121231165560. https://doi.org/10.1177/20503121231165562

Gultom, Y. M., Gemini, S., & Taluphyta, R. N. (2024). Hubungan Asupan Energi dengan Kejadian Stunting Pada Balita Usia 12-36 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Batu Aji Kota Batam. 7(1).

Khoirunnisa, W., Fauziyah, A., & Nasrullah, N. (2021). Penambahan Tepung Kedelai Pada Roti Tawar Tepung Sorgum dan Pati Garut Bebas Gluten dengan Zat Besi dan Serat Pangan. Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan, 5(1), 72–86. https://doi.org/10.22487/ghidza.v5i1.217

Laily, L. A., & Indarjo, S. (2023). Literature Review: Dampak Stunting terhadap Pertumbuhan dan Perkembangan Anak. HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development), 7(3), 354–364. https://doi.org/10.15294/higeia.v7i3.63544

Lestari, S., Yuliantini, E., & Suryani, D. (2024). Proximate Analysis and Organoleptic Acceptance of Snack Bar Based on Green Pea Flour (Vigna Radita) and Red Pea Flour (Phaseolus Vulgaris L). Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIKA), 6(3), 519–531. https://doi.org/10.36590/jika.v6i3.727

Nabila & Hadi. (2025). Pengaruh penambahan tepung kacang kedelai terhadap daya terima organoleptik dan proksimat pada mie instant buah naga. Nutrition and Health Insights, 2(2).

Pamungkas, W., Vanessia, M., & Kandriasari, A. (2025). Pengembangan Fukien Ikan Kembung Banjar dengan Substitusi Tepung Talas Belitung (Xanthosoma Sagittifolium): Mutu Sensori, Daya Terima Konsumen, dan Rintisan Usaha.

Paramita, I. S., Atasasih, H., & Rahayu, D. (2025). Level of Preference and Protein Analysis of Patin Dimsum Substituted with Red Bean Flour as Additional Food for Toddlers. Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIKA), 7(1), 100–110. https://doi.org/10.36590/jika.v7i1.1167

Pasaribu, W. (2024). Analisis Proksimat Pentolan Panggang Berbahan Dasar Ikan Tenggiri (Scomberomorus sp.) dan Ikan Lele (Clarias sp.).

Pharwati, S., & Sasmita, I. R. A. (2023). Pengaruh Penambahan Daging Ikan Kembung (Rastrelliger kanagurta) terhadap Karakteristik Sifat Fisik dan Sensori Bonggolan.

Putri, D. A., Winarti, S., Abdilla, A., Yusuf, A. I., Wardianto, M. R., & Lukitasari, C. A. D. (2026). Analisis Kualitas Gizi MP-ASI Instan Berbasis Gembili dengan Fortifikasi Tepung Daun Kelor, Ikan Teri dan Telur Puyuh: Nutritional Quality of Gembili-Based Instant Complementary Food Fortified with Moringa Flour, Anchovy, and Quail Egg. Jurnal Teknologi dan Mutu Pangan, 4(2), 126–137. https://doi.org/10.30812/jtmp.v4i2.5926

Ramadhani, W. P. (2023). Formulasi Ikan Patin Dan Tepung Daun Kelor Tinggi Protein Dan Zat Besi Pada Siomay Sebagai Pangan Jajanan Untuk Anak Sekolah Dasar (6-12 Tahun). SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu, 2(2), 39–58. https://doi.org/10.31004/sjkt.v2i2.15190

Ramdika, S. B., Ramadhani, I. D., & Sari, D. M. (2026). Edukasi dan Pelatihan Pengolahan Makanan Selingan Tinggi Protein kepada Ibu Balita sebagai Upaya Pencegahan Stunting.

Salsabila, N. N., & Ismawati, R. (2023). Daya Terima Dan Kandungan Gizi Dimsum Siomay Substitusi Ikan Kakap ‎Putih Dan Daun Kelor Sebagai ‎Alternatif PJAS‎. JOURNAL HEALTH AND NUTRITIONS, 9(1), 20. https://doi.org/10.52365/jhn.v9i1.603

Sukmawati, & Suaib, F. (2021). Family Empowerment through Psychosocial Stimulation Assistance and Child Feeding in Increasing Nutrition Intake and Body Weight of Children 2-3 Years Old to Prevent Stunting. Indian Journal of Forensic Medicine & Toxicology, 15(3), 4339–4344. https://doi.org/10.37506/ijfmt.v15i3.15973

Sukoso, S., Kartikaningsih, H., Ma’rifat, T. N., & Alif, M. R. M. (2024). Improving Nutritional Profile and Consumer Acceptance of Siomay Stuffing Through Integration of Mackerel Meat (Rastrelliger SP.) and Yellow Potato Flour (Solanum Tuberosum L.). Jurnal Indonesia Sosial Sains, 5(08), 2050–2058. https://doi.org/10.59141/jiss.v5i08.1225

Suryani, D., Kusdalinah, K., Krisnasary, A., Simbolon, D., & Angraini, W. (2022). Determinants of Feeding Patterns with Stunting in Children in the Coastal Area of Bengkulu City. Open Access Macedonian Journal of Medical Sciences, 10(E), 1520–1526. https://doi.org/10.3889/oamjms.2022.9705

Tamrin, A., & Abri, N. (2025). Analisis Risiko Stunting Berdasarkan Konsumsi Protein, Sanitasi, dan Jaminan Kesehatan: Studi Cross-Sectional di Samarinda Seberang. Jurnal Gizi Kerja dan Produktivitas, 6(1), 121. https://doi.org/10.62870/jgkp.v6i1.32601

Widiastuti, I. M., Rukka, A. H., Ndobe, S., Rizal, A., & Hermawan, R. (2024). Dimsum Ikan Sebagai Alternatif Peluang Usaha Peningkatan Gizi Keluarga. Jurnal Cendekia Mengabdi Berinovasi Dan Berkarya, 3(1), 1–5. https://doi.org/10.56630/jenaka.v3i1.740

Yi, H., Li, J., Wang, P., Wang, S., Guo, X., Zhu, D., Liu, H., & Zhang, N. (2025). Synthesis of Umami-, Salty-, and Kokumi-Enhancing γ-Glutamyl Peptides from Soy Protein Isolate Hydrolysate and Their Taste Mechanism via In Silico Study. Food and Bioprocess Technology, 18(8), 7544–7560. https://doi.org/10.1007/s11947-025-03894-7

Zulaikhah, S., Zulaekah, S., Kusumawati, S., & Rahmawati, H. (2025). Pengaruh Jenis Makanan Tambahan Berbasis Pangan Lokal terhadap Pertumbuhan Tinggi Badan Balita Stunting di Kabupaten Semarang. Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan, 9(2), 196–202. https://doi.org/10.22487/ffveeq23

Downloads

Published

2026-06-25

Issue

Section

Articles

How to Cite

Analisis Kandungan Zat Gizi Makro dan Daya Terima Dimsum Ikan Kembung Berbasis Tepung Kedelai dan Kacang Tanah untuk Pencegahan Stunting. (2026). Ghidza: Jurnal Gizi Dan Kesehatan, 10(1), 169-175. https://doi.org/10.22487/vtjp8q49

Similar Articles

1-10 of 195

You may also start an advanced similarity search for this article.