Hubungan Lingkar Lengan Atas pada Ibu Hamil dengan Berat Badan Lahir Bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Mamboro Tahun 2024
DOI:
https://doi.org/10.22487/yd5z4m86Keywords:
Lingkar Lengan Atas (LiLA), ibu Hamil, Berat Badan Lahir BayiAbstract
Status gizi ibu hamil berperan penting dalam menunjang pertumbuhan dan perkembangan janin serta menjaga kesehatan ibu selama kehamilan. Salah satu indikator untuk menilai keadaan gizi ibu dan perkembangan serta pertumbuhan janin adalah pengukuran Lingkar Lengan Atas (LiLA). Jika pengukuran LiLA < 23,5 cm berisiko melahirkan bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan LiLA pada ibu hamil dengan berat badan lahir bayi. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 219 ibu hamil yang melakukan persalinan di Puskesmas Mamboro pada tahun 2024. Sampel penelitian sebanyak 69 orang yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui rekam medis dan buku KIA. Analisis data dilakukan menggunakan Fisher’s Exact Test untuk mengetahui hubungan antara LiLA dan berat badan lahir bayi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibu dengan LiLA ≥ 23,5 cm sebagian besar melahirkan bayi dengan berat ≥ 2500 gr sebesar (82,4%) dan ibu dengan LiLA < 23,5 cm sebagian besar melahirkan bayi dengan berat < 2500 gr sebesar (55,6%). Terdapat hubungan yang signifikan mengenai lingkar lengan atas (LiLA) pada ibu hamil dengan berat badan lahir bayi dengan p-value = 0,004 (p<0,05). Diharapkan tenaga kesehatan dapat melakukan pengukuran LiLA secara rutin pada setiap ibu hamil dan memberikan edukasi serta konseling gizi secara berkelanjutan.
Downloads
References
Alsayeed, A., Salama, H., Sayed, G., Abdullah, L., Al-Obaidly, S., Al-Qubaisi, M., & Mansour, A. (2023). Socioeconomic risk factors for low birth weight newborns: A population-based study. Journal of Neonatal-Perinatal Medicine, 16(2), 287–291.
Cardinal, A. M., Maria, V., Ticzon, T., & LIanto, E. A. (2025). Maternal Mid-Upper Arm Circumference as a Predictor of Low Birth Weight Outcome Among Newborn Deliveries of Adolescents in a Tertiary Level Hospital. Acta Medica Philippina: The National Science Journal, 59 (2), 62–71.
Dinkes Sulawesi Tengah. (2023). Profil Kesehatan Dinas Kesehatan Sulawesi Tengah. Profil Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah, 1–368.
Fatmasari, D., & Firmansyah. (2025). Hubungan Berat Badan Lahir dan Panjang Badan Lahir dengan Kejadian Stunting pada Anak Usia 0-23 Bulan di Kecamatan Semarang Utara. Ghidza: Jurnal Gizi Dan Kesehatan, 9(1), 33–39.
Fitriyasti, B., Reza, T., Ferilda, S., Saputra, M. R., & Andani, W. A. (2023). Hubungan Faktor Risiko Usia, Paritas, dan LILA pada Ibu Hamil yang Melahirkan Bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) di Puskesmas Lubuk Buaya Kota Padang. Jurnal Kesehatan Saintika Meditory, 6(2), 455–462.
Hamalding, H., Oka, I., & Fitriani, sri ika. (2023). HUBUNGAN STATUS GIZI IBU HAMIL DENGAN BERAT BADAN LAHIR Hamalding et al , Hubungan Status Gizi Ibu Hamil. UNM Environmental Journals, 6, 52–58.
Irba, P. B., & Sumarmi, S. (2024). Faktor yang mempengaruhi berat badan bayi lahir di puskesmas taman sidoarjo. 5(2018), 10864–10870.
Khammarnia, M., Ansari-Moghaddam, A., kakhki, F. G., Clark, C. C. T., & Barahouei, F. B. (2024). Maternal macronutrient and energy intake during pregnancy: a systematic review and meta-analysis. BMC Public Health, 24(1), 1–19.
Kridyana, B., Indah, Y. L., & Kurniasari, L. (2023). Pertambahan Berat Badan Ibu Selama Hamil dan Status Gizi Bayi Baru Lahir Pada Ibu Hamil dengan Kekurangan Energi Kronis (KEK) di Kabupaten Tulungagung. Temu Ilmiah Nasional Persagi, 5(1), 155–164.
Listiarini, U. dwi, Maryanti, E., & Sofiah, N. S. (2022). Status Gizi Ibu Hamil Berhubungan dengan Bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR). Jurnal Kesehatan Mahardika, 9(2), 10–15. https://doi.org/10.54867/jkm.v9i2.107
Maifita, Y., & Armalini, R. (2023). HUBUNGAN KEKURANGAN ENERGY KRONIK (KEK) PADA IBU HAMIL DENGAN KEJADIAN BERAT BAYI LAHIR RENDAH (BBLR) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PARIAMAN. Jurnal Kesehatan Saintika Meditory, 6(2).
Mohamed, H. J. J., Loy, S. L., Mitra, A. K., Kaur, S., Teoh, A. N., Rahman, S. H. A., & Amarra, M. S. (2022). Maternal diet, nutritional status and infant birth weight in Malaysia: a scoping review. BMC Pregnancy and Childbirth, 22(1), 1–15.
Nashita, C., & Khayati, Y. N. (2023). Hubungan Berat Badan Lahir dengan Pertumbuhan Bayi diTPMB Isnaningsih, S.Tr.Keb Kabupaten Semarang. Journal of Holistics and Health Sciences, 5(2), 289–295.
Noviyani, P. S. R. E. P. (2024). Pengaruh Pemberian Dadih Kepada Ibu Hamil Terhadap Ibu hamil Terhadap Berat Badan Bayi Baru Lahir Di Sumatra Udara. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 2(4), 1275--1289.
Nugraha, D. Y., & Sulastri. (2024). Hubungan kadar hemoglobin, lingkar lengan atas dan usia ibu hamil dengan berat badan lahir bayi. Holistik Jurnal Kesehatan, 18 (7), 842–848.
Pertiwi, M. I., Permatasari, M. A., & Rodliya, A. F. (2025). Chronic energy deficiency status in pregnant women as a risk of low birth weight. Riset Informasi Kesehatan, 14(1), 116.
Riskesdas. (2018). Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS). Lembaga Penerbit Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (LPB).
Simanjuntak, F. M., Asiani, G., Zaman, C., & Ekawati, D. (2024). Analisis Kejadian Kekurangan Energi Kronis (Kek) Pada Ibu Hamil. Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan, 16(2).
Sofiyanti, I., Cantika, C. M., & Koten, M. P. (2022). Literatur Review Hubungan Asupan Makanan dengan Kekurangan Energi Kronik pada Ibu Hamil. 1(2), 570–581.
Zulfikar, M., Setiawati, D., Pratiwi, U. M., Rahmadhani, R., & Hilal, F. (2023). Hubungan Status Gizi Ibu Hamil Berdasarkan Lila Dengan Kejadian Bayi Berat Badan Lahir Rendah. Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara, 22(1), 81–88.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan is licensed under a Creative Commons Attribution-Share Alike 4.0 International License
All articles published Open Access are free for everyone to read and download. Under the CC-BY-SA license, authors retain ownership of the copyright for their article, but authors grant others permission to use the content of publications in Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan in whole or in part provided that the original work is properly cited.
Users (redistributors) of Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan are required to cite the original source, including the author's names, Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan as the initial source of publication, year of publication, and volume number.












.png)

.png)
1.png)


