Analisis Pengaruh Kemiskinan, Pengeluaran Pangan, Tanpa listrik, Lama Sekolah Perempuan, Angka harapan hidup, Indeks Ketahanan Pangan (IKP) terhadap Stunting di Papua

Authors

  • Fauziah Alam Departemen Gizi Masyarakat, Fakultas Kedokteran dan Gizi, IPB University, Bogor, Indonesia
  • Wyna Nabilla Departemen Gizi Masyarakat, Fakultas Kedokteran dan Gizi, IPB University, Bogor, Indonesia
  • Astri Nur Fitroh Departemen Gizi Masyarakat, Fakultas Kedokteran dan Gizi, IPB University, Bogor, Indonesia
  • Ikeu Tanziha Program Studi Ilmu Gizi, Sekolah Pasca Sarjana, IPB University, Bogor, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.22487/a1c7c927

Keywords:

IKP, Kemiskinan, Listrik, Pengeluaran Pangan, Papua, Stunting

Abstract

Stunting merupakan permasalahan kesehatan masyarakat yang serius di Papua, Indonesia, yang berimplikasi pada gangguan pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kemiskinan, pengeluaran pangan, tanpa listrik, lama sekolah perempuan, angka harapan hidup, dan Indeks Ketahanan Pangan (IKP) terhadap prevalensi stunting dengan menggunakan uji regresi linear sederhana. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desain cross sectional. Data penelitian diperoleh dari sumber sekunder seperti Badan Pusat Statistik (BPS) dan Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas), mencakup 29 kabupaten/kota di Papua pada 5 tahun (2018,2019,2020,2022,2023). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemiskinan, pengeluaran pangan, tanpa listrik, dan angka harapan hidup di papua tidak berhubungan signifikan secara statistik terhadap stunting pada tingkat kepercayaan 95% (p = 0,697, p = 0,144, p = 0,746, p = 0,941 (>0,05)). Sedangkan tanpa air bersih, lama sekolah perempuan, dan IKP berhubungan signifikan secara statistik pada tingkat kepercayaan 95% (p = 0,008, p = 0,004, p = 0,746, p = 0,010 (<0,05)).

Downloads

Download data is not yet available.

References

Admaja, W., et al. (2022). Ketersediaan bahan baku sebagai syarat perlu ketahanan pangan daerah. Sumber tidak disebutkan lengkap dalam naskah.

Anwar, M., et al. (2024). Pengaruh angka harapan hidup, penyakit kronis, dan sanitasi terhadap stunting. Sumber tidak disebutkan lengkap dalam naskah.

Astuti,Y. (2022). Pengaruh Sanitasi dan Air Minum Terhadap Stunting di Papua dan Papua Barat. Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan. 16. 261-267. 10.33860/jik.v16i3.1470.

Badan Pangan Nasional Indonesia. (2023). Food Security and Vulnerability Atlas (FSVA). https://fsva.badanpangan.go.id/.

Badan Pusat Statistik. (2023). Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas). Jakarta: BPS.

Fadila, M. A., & Putri. (2023). Tujuan pembangunan berkelanjutan: Zero hunger dan ketahanan pangan. Sumber tidak disebutkan lengkap dalam naskah.

Hasan A, Kadarusman H. Akses ke Sarana Sanitasi Dasar sebagai Faktor Risiko Kejadian Stunting pada Balita Usia 6-59 Bulan. J Kesehat. 2019;10(3):413

Hasanah I, Susanti H. Does water and sanitation effects on children’s physical development? Evidence from Indonesia Family life Survey (IFLS) 2014. E3S WebConf. 2018;74

Kartikasari, et al. (2012). Sumber daya alam wilayah daratan Provinsi Papua Barat. Sumber tidak disebutkan lengkap dalam naskah.

Kementan RI. (2022). Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2020-2024.

Kustanto,A. (2021). The Prevalence of Stunting, Poverty, and Economic Growth in Indonesia: A Panel Data Dynamic Causality Analysis. Journal of Developing Economies. 6. 150-173. 10.20473/jde.v6i2.22358.

Maxwell, S., & Frankenberger, T. R. (1992). Household food security: Concepts, indicators, measurements: A selective annotated bibliography. IFAD/UNICEF.

Muhammad, F. F., & Yuni, A. (2023). Analisis pengaruh variabel sosial, ekonomi, dan kesehatan terhadap tingkat prevalensi stunting di Provinsi Papua tahun 2021-2022, Tesis, Universitas Gadjah Mada. https://etd.repository.ugm.ac.id/penelitian/detail/234788.

Muhammad, F.F., Yuni.,A. (2023). Analisis Pengaruh Variabel Sosial, Ekonomi, dan Kesehatan terhadap Tingkat Prevalensi Stunting di Provinsi Papua tahun 2021-2022. [Thesis, Universitas Gadjah Mada]. https:https://etd.repository.ugm.ac.id/penelitian/detail/234788.

Panda, B.K., Mohanty, S.K., Nayak, I.,et al. (2020). Malnutrition and poverty in India: does the use of public distribution system matter?. BMC Nutr 6, 41. https://doi.org/10.1186/s40795-020-00369-0

Siddiqui F, Salam R.A., Lassi Z.S., Das JK. (2020).The Intertwined Relationship Between Malnutrition and Poverty. Front Public Health. 28(8), 453. doi: 10.3389/fpubh.2020.00453. PMID: 32984245; PMCID: PMC7485412.

Soekatri, M. Y. E., Sandjaja, S. dan Syauqy, A. (2020) “Stunting was associated with reported morbidity, parental education and socioeconomic status in 0.5–12-year-old Indonesian children,” International Journal of Environmental Research and Public Health, 17(17), hal. 1–9. doi: 10.3390/ijerph17176204.

Statistik Ketahanan Pangan. (2022). Global Food Security Index (GFSI) Report. Indonesia Rank and Scores.

Wulandari, R. D., Laksono, A. D., Kusrini, I., & Tahangnacca, M. (2022). The Targets for Stunting Prevention Policies in Papua, Indonesia: What Mothers’ Characteristics Matter? Nutrients, 14(3), 549. https://doi.org/10.3390/nu14030549

Zalukhu Feronica, Nafilah, Siska (2023), Ketahanan Pangan dengan Kejadian Stunting Pada Balita di Masa Pandemi Covid-19, Nutriture Jurnal,e-ISSN: 2828-9552, Vol.2,No 2,2023.

Downloads

Published

2026-06-25

Issue

Section

Articles

How to Cite

Analisis Pengaruh Kemiskinan, Pengeluaran Pangan, Tanpa listrik, Lama Sekolah Perempuan, Angka harapan hidup, Indeks Ketahanan Pangan (IKP) terhadap Stunting di Papua. (2026). Ghidza: Jurnal Gizi Dan Kesehatan, 10(1), 39-44. https://doi.org/10.22487/a1c7c927

Similar Articles

1-10 of 69

You may also start an advanced similarity search for this article.