Hubungan Riwayat Ibu Hamil Anemia dan Kurang Energi Kronik dengan Neonatus Risiko Tinggi di Puskesmas Mentikan Kota Mojokerto

Authors

  • Nisa Almaida Program Studi Gizi, Universitas Negeri Surabaya, Surabaya, Indonesia
  • Choirul Anna Nur Afifah Program Studi Gizi, Universitas Negeri Surabaya, Surabaya, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.22487/ms3f0507

Keywords:

Riwayat Kehamilan, Anemia, Kekurangan Energi Kronik, Neonatus

Abstract

Kondisi ibu hamil anemia dan kekurangan energi kronik (KEK) masih menjadi masalahdi Indonesia yang berpotensi meningkatkan potensi komplikasi pada kehamilan dan memberikan dampak negatif pada kesehatan neonatus. Anemia dapat menyebabkan penurunan suplai oksigen dan zat gizi kepada janin, sedangkan kekurangan energi kronik berpotensi menyebabkan terhambatnya pertumbuhan serta perkembangan janin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara riwayat kehamilan anemia dan kekurangan energi kronik dengan kejadian neonatus risiko tinggi. Desain penelitian ini menggunakan desain case control dengan data sekunder. Teknik pemilihan sampel menggunakan total sampling yaitu sebanyak 47 neonatus risiko tinggi dan 47 neonatus tidak risiko tinggi. Teknik analisis data dilakukan adalah uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan dari 47 neonatus risiko tinggi dilahirkan oleh ibu dengan riwayat anemia sebesar (21,3%) dan KEK (8,5%). Analisis statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara riwayat anemia ibu dengan kejadian neonatus risiko tinggi (p-value= 0,03 ; OR = 6,08). Sementara itu, riwayat kekurangan energi kronik tidak menunjukkan hubungan yang tidak signifikan dengan kejadian neonatus risiko tinggi (p-value= 0,68; OR = 2,1). Riwayat kehamilan anemia merupakan faktor yang berhubungan dengan kejadian neonatus risiko tinggi, sedangkan riwayat kehamilan dengan kekurangan energi kronik tidak menunjukkan hubungan yang bermakna dengan kejadian neonatus risiko tinggi. Upaya pencegahan anemia dan kekurangan energi kronik pada ibu hamil perlu ditingkatkan melalui pemeriksaan kehamilan rutin, pemantauan LILA, kadar hemoglobin, serta optimalisasi pemberian tablet tambah darah.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amir, A. N., Anggraini, M. L., & Jessica, F. (2021). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kadar HB Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Andalas Kota Padang. Jurnal Kesehatan Saintika Meditory, 4(1), 1–8. https://doi.org/10.30633/jsm.v4i1.1020

Andriani, S., Nugraheni, S. A., & Pradigdo, S. F. (2025). Dampak Riwayat Kehamilan Berisiko Terhadap Bayi yang Dilahirkan : Scoping Review. Jurnal Ners, 9(4), 6392–6400. https://doi.org/10.31004/jn.v9i4.50122

Ariani, S., Zalukhu, M., & Winarni, L. M. (2024). Hubungan Kekurangan Energi Kronik dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil. Journal of Midwifery Madani, 1(1), 11–18.

Ariestanti, Y., Widayati, T., & Sulistyowati, Y. (2020). Determinan Perilaku Ibu Hamil Melakukan Pemeriksaan Kehamilan ( Antenatal Care ) pada Masa Pandemi Covid -19. Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan, 10(2). https://doi.org/https://doi.org/10.52643/jbik.v10i2.1107

Asfiyah, L. F., Karnasih, I., & Gumiarti. (2025). Hubungan PMT pada Ibu Hamil KEK dengan Status Gizi dan Berat Badan Lahir Bayi. Jember Maternal and Child Health Journal, 2(1), 26–32. https://doi.org/https://doi.org/10.31290/jmch.v2i1.5532

Azizah, N., Martini, N., Gumilang, L., Dhamayanti, M., Tina, R., & Judistiani, R. T. (2024). Hubungan faktor maternal dan kejadian bayi Berat Badan Lahir Rendah ( BBLR ). Journal of Midwifery Care, 5(1), 117–124. https://doi.org/10.34305/jmc.V5i1.1368

Edward, Z., Ipaljri, A., & Amalza, rene H. (2022). Analisis Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Ikterus Neonatorum di Rumah Sakit Budi Kemuliaan. Zona, 12(1), 68–78.

Ghiffari, E. M., Harna, Angkasa, D., Wahyuni1, Y., & Purwara, L. (2021). Kecukupan Gizi, Pengetahuan, dan Anemia Ibu Hamil Eugidia. Ghidza : Jurnal Gizi Dan Kesehatan, 5(1), 10–23. https://doi.org/https://doi.org/10.22487/ghidza.v5i1.186

Hestiani, D. K., Sufyaningsi, U., & Suriyani, A. (2024). Anemia Selama Kehamilan: Tinjauan Terpadu Mengenai Ancaman, Dampak, dan Pendekatan Penanganan. Journal of Humanities and Social Studies, 2(1), 275–289. https://humasjournal.my.id/index.php/HJ/index

Husna, A., Widyawati, M. N., & Kurnianingsih. (2025). Peran Deteksi Dini Hipoksia Janin dalam Mencegah Komplikasi Kehamilan: Tijauan Sistematis. Malahayati Health Student Journal, 5(12), 5632–5639. https://doi.org/https://doi.org/10.33024/mahesa.v5i12.19947

Kemenkes. (2022). Anemia dalam Kehamilan. https://keslan.kemkes.go.id/view_artikel/1132/anemia-dalam-kehamilan

Mangkey, T. W. D., Radjamuda, N., & Luneto, S. I. (2025). Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Ibu Hamil dalam Melakukan Kunjungan ANC di Wilayah Kerja Puskesmas Ranomuut Kota Manado. Jurnal Review Pendidikan Dan Pengajaran, 8(1), 2792–2799.

Marini, Solechah, S. A., Fathullah, D. M., Suryani, N., Yulidasari, F., Setiawan, M. I., & Rahayu, A. (2023). Hubungan Usia Ibu, Kadar Hemoglobin, dan Status KEK saat Kehamilan dengan Berat Badan Lahir Bayi. Ghidza : Jurnal Gizi Dan Kesehatan, 7(2), 296–304. https://doi.org/https://doi.org/10.22487/ghidza.v7i2.1009

Mujahadatuljannah, & Rabiatunnisa. (2024). Analisis Karakteristik Kadar Hemoglobin pada Ibu Hamil di DAS. Jurnal Surya Medika, 10(2), 232–235. https://doi.org/https://doi.org/10.33084/jsm.v10i2.7747

Nisa’, R. K. (2025). Analisis Faktor Risiko Kejadian Ikterus Neonatorum Berdasarkan Data Rekam Medis Pasien Rawat Inap di Rumah Sakit Daerah Balung Jember. Skripsi, Program Studi Manajemen Informasi Kesehatan Politeknik Negeri Jember.

Oktaviana, P., Yanuarini, T. A., & Asiyah, S. (2022). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Anemia dalam Kehamilan : Literature Review. Journal of Midwifery Sciences, 11(1), 1–12. https://doi.org/DOI:10.35328/kebidanan.v11i1.2100

Pratama, R. M. K., Damayanti, Octaliana, H., Listya, E. P., Susanti, N. F., & Pratama, B. P. K. (2025). Berat Lahir Bayi dihubungkan dengan Status Gizi Ibu Hamil. Journal Of Midwifery, 13(1), 150–154. https://doi.org/https://doi.org/10.37676/jm.v13i1.8944

Profil Kesehatan Indonesia. (2024). Profil Kesehatan Indonesia 2024 (F. Sibuea (ed.)). Kementerian Kesehatan RI. https://kemkes.go.id/id/profil-kesehatan-indonesia-2024

Putri, R. N., Nirmala, S. A., Aprillani, I. K., Judistiani, T. D., & Wijaya, M. (2019). Hubungan antara Karakteristik Ibu , Kecukupan Asupan Zat Besi , Asam Folat dan Vitamin C dengan Status Anemia pada Ibu Hamil di Kecamatan Jatinangor. Jurnal Kesehatan Vokasional, 4(4), 183–189. https://doi.org/h?ps://doi.org/10.22146/jkesvo.44202

Rumayomi, D. M., Munthe, J. N., Howay, L., Astawa, A. E., & Rumbino, S. C. (2025). Hubungan Tingkat Pendidikan Terhadap Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah pada Ibu Hamil di Puskesmas Abepura. Jurnal Kesehatan Tambusai, 6(September), 13248–13254. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/jkt.v6i3.49482

Sakunti, S. S., Fitriani, R., Jalaluddin, S., & Tihardimanto, A. (2024). Analisis Faktor Risiko Asfiksia Neonatorum di RSUD Labuang Baji Makassar Tahun 2021. 2021. Alami Journal: Alauddin Islamic Medical Journal), 8(2), 63–73. https://doi.org/10.24252/alami.v8i2.36692

Samuel, M. (2023). Hubungan Pemberian Makanan Tambahan pada Ibu Hamil KEK dengan Berat Bayi Lahir di Puskesmas Wilayah Jakarta Utara Tahun 2022-2023. Skripsi, Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan Kemenkes Jakarta II.

Sholihah, N. M., & Rakhma, L. R. (2023). Hubungan Anemia dan KEK pada Ibu Hamil dengan Kejadian BBLR di Puskesmas Wilayah Kabupaten Sukoharjo. Jurnal Penelitian, 15(2), 2.

SKI. (2023). Dalam Angka Dalam Angka. 1–68.

Wang, B., Zeng, H., & Sun, J. L. M. (2021). Effects of Prenatal Hypoxia on Nervous System Development and Related Diseases. Frontiers in Neuroscience, 15(October), 1–13. https://doi.org/10.3389/fnins.2021.755554

Wang, R., Xu, S., Hao, X., Jin, X., Pan, D., Xia, H., Liao, W., Yang, L., & Wang, S. (2025). Anemia during pregnancy and adverse pregnancy outcomes: a systematic review and meta-analysis of cohort studies. Frontiers in Global Womens Health, 1–12. https://doi.org/10.3389/fgwh.2025.1502585

Widowati, N., Ningtyias, F. W., & Sulistiyani. (2024). Analisa Faktor Ibu dengan Kejadian Bayi BBLR di Puskesmas Situbondo : Studi Data Register Kohort Tahun 2020. Amerta Nutrition, 8(3), 368–375. https://doi.org/10.20473/amnt.v8i3.2024.368-375

Wulandari, A. F., Sutrisminah, E., & Susiloningtyas, I. (2021). Literature review: Dampak Anemia Defisiensi Besi pada Ibu Hamil. Jurnal Ilmiah Pannmed, 16(3), 692–698. https://doi.org/10.36911/pannmed.v16i3.1219

Downloads

Published

2026-06-25

Issue

Section

Articles

How to Cite

Hubungan Riwayat Ibu Hamil Anemia dan Kurang Energi Kronik dengan Neonatus Risiko Tinggi di Puskesmas Mentikan Kota Mojokerto. (2026). Ghidza: Jurnal Gizi Dan Kesehatan, 10(1), 161-168. https://doi.org/10.22487/ms3f0507

Similar Articles

1-10 of 81

You may also start an advanced similarity search for this article.